Sukabumi, Tintamerahnews.com – Kondisi tersebut mengancam mata pencaharian para petani yang ada di desa Sasagaran.Mereka terancam kehilangan pasokan air untuk mengairi sawahnya karena bendungan tersebut sangat vital bagi petani memasok air untuk persawahan seluas 40 hektare.
Peran pemerintah dan instansi terkait dalam hal ini.Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA),untuk segera melakukan perbaikan kerusakan bendungan tersebut.Akibat jebolnya bendungan irigasi petani akan kehilangan mata pencaharian yang ada dan sudah bisa dipastikan mereka akan mengalami kerugian yang tidak sedikit jumlahnya.
Salah satu warga yang juga petani di wilayah setempat mengatakan kegelisahan nya,”Nu ka palih hilir kaleresan nembe bade macul. Ari palih girang tos tanam padi sasasih ka pengker (Sawah di arah hilir irigasi kebetulan sedang mau dicangkul. Sedangkan di hulu, sudah ditanam padi sebulan kemarin),”ucapnya.
Selain pertanian.Desa Sasagaran saat ini sedang menghadapi kurangnya air bersih untuk warga masyarakat,pihak Pemdes Sasagaran langsung merespon keluhan warga dengan menyurati PMI kabupaten Sukabumi,untuk mendapatkan bantuan air bersih.Pemdes Sasagaran mengakui akibat jebolnya bendungan irigasi yang ada mengakibatkan warganya yang berprofesi sebagai petani bisa mengalami kegagalan panen dan pasti akan mengalami kerugian.













