TASIKMALAYA,Tintamerahnews.com – Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya pada November 2025 menuai sorotan publik. Pasalnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan anggaran mencapai Rp 2,2 miliar lebih melalui mekanisme swakelola tipe 2 dan digelar di empat hotel di Bandung.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan GBGTK Bandung dan diikuti ratusan peserta dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), Dudi,saat dikonfirmasi beberapa awak media di ruangan Sekdis,Rabu 25/02/2026,”membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mengikuti diklat sebanyak 342 orang dari total target 345 peserta.“Tiga peserta batal ikut karena sakit,” ujarnya.
Dudi juga mengungkapkan bahwa anggaran yang digunakan setara dengan Rp6,5 juta per peserta. “Memang betul acara ini diadakan di Bandung, sesuai dengan kerja sama dengan GB GTK. Satu peserta mendapatkan enam juta setengah,” jelasnya.
Muncul Pertanyaan Publik Meski telah diklarifikasi, kegiatan ini sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan publik, terutama terkait regulasi pelaksanaan swakelola tipe 2 serta alasan kegiatan digelar di luar daerah, yakni di Bandung.













