Tintamerahnews.com – Di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat semakin cerdas menilai mana kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan mana yang sekadar pencitraan. Karena itu, setiap lembaga publik maupun pejabat pemerintahan wajib membuka ruang transparansi seluas-luasnya.
Bungkam saat dikonfirmasi, menghindari pertanyaan media, atau menutup akses informasi bukanlah sikap bijak. Justru diam sering menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Padahal, kepercayaan publik dibangun dari keterbukaan, bukan dari penghindaran.
Media hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi menjalankan fungsi kontrol sosial agar jalannya pemerintahan tetap berada di rel yang benar. Kritik bukan ancaman, melainkan vitamin demokrasi.







