Akses Jalan dan Jembatan Citalahab – Bojongsari Terbengkalai 7 Tahun Warga Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

banner 468x60

“Almarhum ayah saya bersama warga ikut merintis pembukaan jalan ini dengan semangat gotong royong. Kami berharap perjuangan itu tidak berhenti menjadi pondasi yang terbengkalai. Sudah saatnya pemerintah melanjutkan pembangunan hingga benar-benar selesai,” kata Hanudin Selasa 09/07/2026

Warga menilai pembangunan infrastruktur tidak seharusnya berhenti di tengah jalan, terlebih akses tersebut memiliki manfaat besar sebagai penghubung antara Desa Nagrog dan Desa Bojongsari. Kondisi mangkraknya pembangunan selama bertahun-tahun dinilai menjadi perhatian serius karena berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pertanian, hingga pelayanan masyarakat.

banner 336x280

Masyarakat Kampung Citalahab berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera turun tangan mengevaluasi penyebab terhentinya pembangunan serta mengalokasikan anggaran agar proyek tersebut dapat dilanjutkan dan diselesaikan.

Bagi warga, jembatan itu bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol perjuangan gotong royong masyarakat yang telah dimulai sejak 2014. Mereka berharap pengorbanan para perintis, termasuk almarhum Bahri bersama warga lainnya, tidak berakhir menjadi kisah pembangunan yang mangkrak tanpa kepastian.

Redaksi***

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *