Sukabumi, Tintamerahnews.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, Taufik Hidayah mengatakan,terdapat sekitar 30 jabatan strategis yang saat ini sudah terisi penuh, mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, hingga Staf Ahli.jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau eselon II kini telah terisi secara definitif tanpa ada lagi pejabat berstatus Pelaksana Tugas (PLT). Kondisi ini disebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat kinerja organisasi dan pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Struktur organisasi sudah lengkap dan seluruh pejabat telah definitif. Kami optimistis kinerja perangkat daerah akan semakin baik,”
Pemerintah daerah tidak akan membiarkan kekosongan jabatan berlangsung lama, terutama yang terjadi akibat pejabat memasuki masa pensiun. Untuk itu, Pemkot telah menyiapkan pola pengisian jabatan melalui Sistem Manajemen Talenta agar proses pengangkatan dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan berbasis merit.
“Kalau usia pensiun jatuh pada tanggal tertentu, beberapa hari setelahnya harapannya jabatan sudah bisa langsung terisi. Kami tidak ingin posisi strategis terlalu lama dijabat PLT,”.
Sistem Manajemen Talenta menjadi instrumen utama dalam penerapan sistem merit di lingkungan Pemkot Sukabumi. Melalui sistem ini, promosi dan rotasi ASN tidak lagi hanya mengacu pada pangkat atau masa kerja, tetapi juga berdasarkan kompetensi, kinerja, dan rekam jejak yang terukur.
Setiap aparatur sipil negara (ASN) ditempatkan dalam kelompok atau “boks talenta” yang dapat berubah sesuai hasil evaluasi berkala. Penilaian tersebut mencakup asesmen kompetensi, prestasi kerja, penghargaan, pengalaman, sertifikasi, hingga peningkatan pendidikan.



















