DARI CIAMIS UNTUK INDONESIA: GEDUNG ARAS SITI HALIMAH RESMI DIBUKA, FEDERASI PEREMPUAN REFORMA AGRARIA LAHIR SEBAGAI KEKUATAN BARU

Ciamis63 Views
banner 468x60

Federasi akan menghimpun kekuatan perempuan dari berbagai wilayah Indonesia. Agendanya jelas: mendorong reforma agraria yang berpihak pada rakyat kecil, menjunjung kesetaraan gender, dan memperkuat peran perempuan dalam mediasi serta penyelesaian konflik agraria.

“Perempuan bukan pelengkap. Perempuan adalah pemimpin perubahan sosial. Kini saatnya memimpin dari depan,” tegas salah satu narasumber dalam acara tersebut.

banner 336x280

Komitmen Bersama untuk Agraria Berkeadilan

Dalam forum itu, seluruh peserta menegaskan kembali pentingnya reforma agraria sesuai amanat konstitusi. Tiga hal menjadi garis perjuangan: *memastikan akses masyarakat pada tanah, melindungi hak petani, masyarakat adat, nelayan, dan kelompok rentan, serta menyelesaikan konflik agraria dengan pendekatan adil, partisipatif, dan menghormati HAM

Acara ditutup dengan dua simbol kuat. Pertama, penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh unsur yang hadir untuk memperkuat gerakan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Kedua, penanaman pohon secara simbolis sebagai pesan bahwa gerakan ini harus berakar, tumbuh, dan memberi manfaat jangka panjang.

Bupati Ciamis H. Herdiat menyambut baik kehadiran ARAS dan Federasi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi rakyat, akademisi, dan lembaga bantuan hukum adalah kunci agar reforma agraria tidak berhenti di atas kertas.

Nama ARAS Siti Halimah dipilih untuk mengingatkan pada semangat kepemimpinan perempuan yang gigih. Ke depan, gedung ini akan menjadi pusat pengembangan kapasitas dengan kurikulum: kepemimpinan, advokasi kebijakan, penguatan organisasi, dan literasi agraria, dengan porsi khusus untuk pemberdayaan perempuan.

Dengan berdirinya ARAS dan lahirnya Federasi, Ciamis kini tak hanya dikenal sebagai kota santri dan budaya. Ciamis juga mencatat sejarah sebagai titik tolak baru gerakan reforma agraria Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Reporter : R.Nurdiana

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *