Sukabumi, Tintamerahnews.com – Musibah kecelakaan di jalur kereta api kembali terjadi,kali ini korban nya seorang pria lanjut usia tewas mengenaskan setelah tertemper Kereta Api (KA) 225A Pangrango di petak jalan Sukabumi–Cisaat, tepatnya di Kampung Bojong Nangka, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat,26/6/2026.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.35 WIB saat KA Pangrango sedang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor. Korban diduga tidak mendengar peringatan suara klakson kereta yang melintas hingga akhirnya terserempet dan terseret sejauh 10 meter.
Diketahui korban bernama Didi, Cibentang RT 06/03,Desa gunung guruh.Saksi mata di lokasi kejadian, Badri (55), mengaku sempat mendengar suara klakson kereta yang berbunyi sangat keras saat dirinya sedang bekerja di kolam ikan sekitar rel. Saat menoleh, ia melihat korban sedang berjalan kaki perlahan di area pembatasan rel.
“Saya kaget, kereta bunyi klaksonnya keras banget. Pas saya lihat, ada orang lagi jalan pelan-pelan langsung keserempet. Saya kira tidak parah, ternyata korban terlempar jauh dan terseret sampai ke sini,”jelasnya.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa petugas langsung bergerak cepat melakukan penanganan sesuai prosedur keselamatan operasional. Setelah pemeriksaan sarana rel dan kereta dinyatakan aman, KA Pangrango langsung melanjutkan perjalanan tanpa mengalami keterlambatan.















