“Kegiatan ini sekaligus mengingatkan kembali bahwa jajanan bingen merupakan warisan kuliner turun-temurun, dengan resep dan cita rasa khas yang diwariskan dari ibu kepada anak, sebagai bagian dari tradisi keluarga yang perlu terus dijaga, dilestarikan, dan diperkenalkan kepada generasi mendatang,”terangnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha Tohet mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai langkah positif dalam melestarikan kekayaan kuliner tradisional sekaligus mendorong promosi dan pemberdayaan UMKM.
“Festival ini bukan sekedar menghadirkan nostalgia kuliner tempo dulu, tapi juga menjadi upaya menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan dicintai generasi muda. Kita ingin jajanan tradisional tidak hilang ditelan zaman, melainkan terus berkembang menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini, kuliner tradisional semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan daerah.
“Jangan sampai anak cucu kita hanya mengenal jajanan bingen dari cerita, tetapi mereka tetap bisa menikmati, mengenal, dan bangga terhadap warisan kuliner leluhurnya,” tutup Patimah.
Reporter : Maryati













