Menurut Ega,salah satu orangtua dan juga tokoh pemuda desa nangtan“Menyebut Program ini kan untuk pemenuhan gizi anak-anak. Kalau dari awal sudah ada perbedaan harga seperti ini, tentu wajar jika orang tua mempertanyakan mekanisme pengadaan,” ujarnya,Sabtu 14/03/2026.
Ega pun berharap pihak terkait, termasuk unsur pengawas di tingkat kecamatan maupun pihak yang berwenang dalam program MBG, dapat melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat agar pengelolaan program berjalan secara profesional, transparan, serta tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.”pungkasnya.
Tim***













