Resmi SPMB Jabar Dimulai, Daya Tampung Sekolah Capai Hingga 109 Persen

banner 468x60

Sukabumi, Tintamerahnews.com – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto menegaskan, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 menjadi tahapan strategis dalam memastikan akses pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh anak di Jawa Barat.

Dikutip dari laman disdik@jabarprov.go.id pelaksanaan SPMB tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah terhadap prinsip keadilan dan transparansi dalam layanan pendidikan,20/05/2026.

banner 336x280

“SPMB merupakan salah satu tahapan strategis dalam sistem pendidikan karena menjadi pintu awal dalam memastikan setiap anak di Jawa Barat memperoleh akses pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas,”

Kadisdik menjelaskan, tahapan awal SPMB 2026 diawali melalui Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Program ini bertujuan memetakan potensi dan sebaran lulusan SMP/MTs sederajat di seluruh Jawa Barat berdasarkan pilihan sekolah, jalur masuk, serta kondisi peserta didik.

“Pemetaan tahun ini tidak sekadar pendataan, tetapi menjadi instrumen strategis dalam penyaluran peserta didik, perencanaan daya tampung, serta pelaksanaan SPMB yang objektif dan tepat sasaran,” terang Kadisdik.

Secara umum, lanjutnya, daya tampung pendidikan menengah di Jawa Barat telah melampaui jumlah lulusan. Total daya tampung SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta mencapai 909.183 kursi atau setara 109,93% dari jumlah lulusan SMP/MTs sederajat sebanyak 826.996 siswa.

Dengan rincian, daya tampung terdiri dari 195.344 kursi (SMA negeri), 143.460 (SMA swasta), 124.217 (SMK negeri), 320.720 (SMK swasta), 21.888 (MA negeri), dan 81.936 (MA swasta). Sedangkan daya tampung sekolah negeri tercatat sebesar 43,9%.

Sekolah Manusia Unggul (Maung)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *