Menurut salah seorang wali murid yang berinisial SN saat dikonfirmasi awak media, “makanan yang diberikan kepada anak sekolah seharusnya memenuhi standar keamanan pangan, termasuk mencantumkan informasi yang jelas terkait masa berlaku produk. “Kami hanya ingin memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak aman dan sesuai standar,” ujarnya. Sabtu 07/03/2026
Para orang tua murid berharap pihak pengelola program MBG di tingkat kecamatan maupun instansi terkait dapat memberikan klarifikasi serta meningkatkan pengawasan terhadap kualitas makanan dan transparansi anggaran, agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah tersebut dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Hingga berita ini diturunkan pihak mitra yayasan ataupun koordinator SPPG kecamatan belum bisa dikonfirmasi untuk keterangan dan klarifikasi terkait transparansi anggaran menu MBG dan tanggal Kadaluarsa produksi Roti.
Tim***



















