SUKABUMI,Tintamerahnews.com – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Independen Mahasiswa dan Pemuda Utilitarianisme (SIMPUL) menggelar aksi damai di depan kantor BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/05). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus kontrol sosial terhadap pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dinilai belum sepenuhnya transparan,08/05/2026.
Lambannya pembangunan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Bebeza yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan penyelesaian sesuai target awal. Kondisi tersebut memicu pertanyaan publik terkait akuntabilitas penggunaan dana umat dalam proyek tersebut,sudah berapa banyak dana yang dikeluarkan oleh baznas Samapi saat ini.
Fasilitas kesehatan yang sejak awal digadang sebagai layanan sosial berbasis kepedulian umat itu seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan justru menjadi proyek yang terkesan mandek dan tidak jelas progresnya.
Massa juga mempertanyakan transparansi penghimpunan zakat dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi serta pengelolaan dana sosial lainnya yang bersumber dari masyarakat.
Dalam aksi tersebut, mereka membawa sejumlah poster bertuliskan tuntutan evaluasi terhadap BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta desakan keterbukaan aliran dana umat.













