Ia menjelaskan, kemungkinan penyebab terjadinya keluhan tersebut bisa berasal dari faktor waktu pemprosesan maupun saat proses distribusi di lapangan. Menurutnya, setiap makanan yang keluar dari SPPG memiliki batas waktu konsumsi tertentu.
“Setiap out put dari SPPG ada batasan untuk dikonsumsi. Jika dikonsumsi pada waktu tertentu memang akan ada perbedaan kualitas. Oleh karena itu, untuk KPM lebih baik dikonsumsi saat pendistribusian dan jangan disimpan terlalu lama,” jelasnya.
Pihak dapur juga menyatakan akan menjadikan persoalan ini sebagai bahan evaluasi ke depan, termasuk melakukan sosialisasi kepada para penerima manfaat mengenai waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan yang dibagikan.
Reporter: NN



















