DKP3 Kota Tasikmalaya Dinilai Enggan Berikan Klarifikasi, Sejumlah Pengadaan dan Anggaran Miliaran Rupiah Disorot

banner 468x60

Kota Tasikmalaya,TintaMerahNews.com – Sikap Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tasikmalaya yang belum memberikan tanggapan atas surat konfirmasi tertulis dari Media TintaMerahNews.com menuai sorotan, Jum’at, (19 Juni 2026).

Padahal, surat konfirmasi dengan Nomor : 168/RedTMNews/Konfirmasi/VI/2026 tanggal 9 Juni 2026 tersebut telah disampaikan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi kontrol sosial dan kegiatan jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Konfirmasi dilakukan untuk memperoleh informasi yang akurat, berimbang, serta memberikan ruang hak jawab kepada instansi terkait sebelum pemberitaan dipublikasikan.

banner 336x280

Berdasarkan hasil penelusuran dan kajian terhadap data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Tahun Anggaran 2026, TintaMerahNews.com menemukan sejumlah kegiatan pengadaan barang dan jasa pada DKP3 Kota Tasikmalaya dengan nilai ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah.

Beberapa di antaranya meliputi pengadaan sarana prasarana budidaya ayam petelur, pengadaan bibit sapi, pengembangan budidaya ikan nila dan gurame, hingga sejumlah paket Pengadaan Bahan Pelatihan Penanganan Hewan Kurban yang dilaksanakan melalui metode E-Purchasing maupun Pengadaan Langsung.

Dari hasil penelusuran lebih lanjut terhadap beberapa paket Pengadaan Bahan Pelatihan Penanganan Hewan Kurban, ditemukan adanya kemiripan jenis barang, spesifikasi barang, hingga pola harga yang ditawarkan oleh beberapa penyedia pada katalog elektronik.

Penyedia seperti CV. Mulya Artanti, CV. Talaga Rasa, dan CV. Dianadya Persada tercatat menawarkan produk dengan spesifikasi yang relatif serupa. Menariknya, harga yang ditampilkan pada etalase masing-masing penyedia terlihat sangat berdekatan dengan nilai kontrak yang kemudian direalisasikan.

Sementara itu, berdasarkan perbandingan yang dilakukan, terdapat penyedia lain yaitu CV. Rekaputri yang menawarkan produk dengan spesifikasi yang sama atau setara namun dengan harga yang lebih rendah.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai proses penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), mekanisme survei harga, proses pembandingan harga, hingga alasan pemilihan penyedia dalam transaksi E-Purchasing.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *