Ia menjelaskan, alokasi anggaran tersebut mencakup biaya berlangganan layanan internet, peningkatan kapasitas jaringan, serta dukungan teknis untuk memastikan konektivitas berjalan stabil dan aman.
“Internet saat ini menjadi kebutuhan dasar dalam mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik. . Hampir seluruh pelayanan administrasi, pelaporan, hingga komunikasi antar perangkat daerah mengandalkan jaringan yang memadai,” tambahnya.
Terkait besaran anggaran,Kurnia” menegaskan bahwa proses pengadaan telah melalui mekanisme yang berlaku dan mengacu pada ketentuan peraturan.
“Kami terbuka terhadap pengawasan. Jika ada pihak yang ingin mengetahui detail teknis maupun skema pengadaannya, silakan melalui mekanisme yang ada. Prinsipnya, kami ingin memastikan layanan publik berjalan optimal dengan dukungan infrastruktur yang memadai,” tandasnya.
Reporter: NN













