CIAMIS,TIntamerahnews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menghadapi sorotan tajam. Beberapa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah ini dilaporkan masih beroperasi tanpa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara kualitas menu dan sistem pengawasan dinilai belum optimal.
Menurut sumber yang terlibat dalam program ini, dapur MBG/SPPG sebagai pelaksana teknis, Dinas Kesehatan sebagai pihak pengawas higiene sanitasi, serta pihak sekolah dan penerima manfaat seperti siswa menjadi pihak yang terdampak langsung. Selain itu, pengelola dapur dari unsur yayasan atau vendor turut menjadi sorotan.
“Temuan ini mencuat dalam pelaksanaan program MBG tahun 2026 dan berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta keterangan dari petugas kesehatan lingkungan (kesling) Puskesmas di Ciamis,” ungkap sumber tersebut.
Program MBG yang bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi siswa dan kelompok rentan ini diduga belum sepenuhnya memenuhi standar, baik dari sisi perizinan dapur, kualitas menu, hingga tata kelola operasional.
Dinas Kesehatan Ciamis diminta untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan bahwa dapur SPPG memenuhi standar higiene sanitasi yang berlaku. Sementara itu, pihak sekolah dan penerima manfaat diharapkan dapat memantau dan melaporkan jika ada masalah dengan program MBG.



















