Lebih lanjut, Kapolres mengapresiasi kondisi hubungan industrial di Kab. Sukabumi yang dinilai kondusif. Selama lebih dari 20 bulan terakhir, aksi buruh berjalan damai dan cenderung komunikatif.
Ia juga menyinggung peningkatan Upah Minimum Regional (UMR) yang kini mencapai sekitar Rp3,8 juta sebagai indikator meningkatnya kesejahteraan pekerja di Sukabumi.
“Kesejahteraan buruh di Sukabumi sudah cukup baik. Ini hasil kerja sama semua pihak, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur lainnya,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, AKBP Samian berharap buruh di Kabupaten Sukabumi dapat terus menjadi kekuatan positif dalam menjaga stabilitas daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, mengapresiasi langkah Polres Sukabumi yang tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dinamika di lapangan.
Menurutnya, apa yang disampaikan Kapolres, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh unsur, baik aparat maupun masyarakat, berada dalam kondisi prima saat menjalankan aktivitas, terlebih menjelang peringatan May Day.
“Ini menjadi pesan penting bahwa menjaga kamtibmas tidak bisa dilepaskan dari kesiapan fisik dan keselamatan,” ujarnya.
Sekda menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah yang terbangun melalui kegiatan olahraga bersama ini menjadi modal kuat dalam menjaga stabilitas daerah.
Reporter : Rinto Wahyudi


















